AKBP Suparno, Turut Membina Perwira 'Buangan'
Diposting oleh
ThreeSixty
di
01.13
Kamis, 07 April 2011
Jakarta - Tugas satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) sama dengan mata tombak fungsi kepolisian karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Namun sayang, selama ini posisi tersebut ditempati anggota yang selalu dikonotasikan negatif atau anggota bermasalah, lebih parahnya lagi adalah posisi yang ditempati orang 'buangan'.
Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polrestro Jakarta Timur AKBP Suparno, mengakui hal tersebut. Bukan rahasia umum, jika ada anggota terlebih perwira pertama yang tiba-tiba ditempatkan di satuannya.
"Saya suka tanya ke mereka, kena masalah apa kamu sampai ditempatkan di sini. Anggota-anggota bermasalah biasanya ditaruh di Binmas. Istilahnya dibuang, non job. Tapi tidak semuanya, lho," kata Pamen yang telah mengenyam asam garam di kepolisian selama 35 tahun, kepada detikcom, Jumat (1/4/2011).
Bukan satu dua, perwira pertama yang masuk ke satuannya lalu kemudian dibina untuk kembali mendapatkan job. Namun, kasus pemerasan yang menimpa salah satu anggotanya di Jakarta Utara diakuinya cukup mengejutkan dirinya.
"Institusi benar-benar dibuat malu, istilahnya kayak buang kotoran ke muka saya, karena saya komandannya," gerutu Suparno.
Pasca kasus yang mengejutkan jajaran kepolisian, ayah satu anak ini, mengaku banyak menerima telepon dari rekan satu profesinya yang menanyakan perihal masalah yang menimpa anak buahnya tersebut.
"Saya bilang biar saja, saya enggak mau bela," kata pria asal Yogya ini tegas.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan terlontar dari mulut seorang perwira yang memulai karirnya dari tingkat Tamtama. SLR diketahuinya sudah pernah melakukan hal serupa di tahun 2006-2007. Berkas perkara, katanya, sudah berada di tingkat Kasasi.
Mendapati anak buah yang bermasalah tentunya membuat repot sang komandan. Dia mengaku hanya mampu menjalankan perintah atasan untuk membina bawahannya. "Saya enggak berani kalau langsung ngomong ke atasan, kita jalankan tugas saja," ujarnya.
Grand design kepolisian untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap polisi melalui Binmas, diakuinya menjadi dilematis karena berbenturan dengan awak personel Binmas yang bermasalah. Sementara di lain sisi, tugas Binmas memberikan pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Orang-orang bermasalah seharusnya jangan ditaruh di Binmas, tapi di pembinaan atau operasional, karena jadi beban buat kita," usul Suparno yang menjajaki karirnya dengan beragam prestasi olahraga voli dan beladiri.
(ahy/vit)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Poll
Total Pageviews
Popular Posts
-
Jakarta - Naik pesawat Sukhoi menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Jenderal bintang empat...
-
Kuta - Tumpukan sampah di Pantai Kuta tak pernah habis. Sampah kiriman terus datang setiap saat. Agar tumpukan sampah tak menggangu wisataw...
-
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memulai proses prakualifikasi tender konstruksi untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT) pada...
-
Jakarta - Sikap Presiden SBY terkait pembangunan gedung pemerintahan tidak sekaku DPR. SBY meminta agar jajarannya melakukan revisi terkai...
-
Lowongan CPNS Deplu / Kemlu 2010. Formasi penerimaan CPNS Deplu Kemlu periode tahun 2010/2011 Batas lamaran berlaku mulai 7 – 24 Agustus ...
-
Jakarta - Tugas satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) sama dengan mata tombak fungsi kepolisian karena mereka bersentuhan langsung dengan m...
-
Jakarta - Google dilaporkan akan menginvestasikan dana hingga USD 100 juta untuk konten original di YouTube. Konten-konten di situs berba...
-
Jakarta - "Permisi, ruang untuk hakim mana yah?" tanya hakim Albertina Ho kepada petugas jaga di Pengadilan Tipikor. Itulah kalim...
-
Jakarta - Komunitas suami istri berbeda kewarganegaraan, sangat bersyukur terhadap telah disahkannya UU Imigrasi yang baru. Pasangan suami...
-
Moving Class System Untuk membuat pembelajaran lebih kreatif, inovatid dan sebagai salah satu syarat pelaksanaan sekolah kategori mandiri...
Blog Archive
-
▼
2011
(14)
-
▼
April
(14)
- Kapolri Deg-degan Naik Sukhoi
- Pemprov DKI Gandeng KPK Awasi Proyek MRT
- Hotel & Restoran Juga Diminta Bersihkan Sampah Pan...
- Pengesahan UU Imigrasi, Berkah Bagi Pasangan WNI-WNA
- SBY: Pembangunan Gedung Pemerintah yang Tak Patut ...
- AKBP Suparno, Turut Membina Perwira 'Buangan'
- Hakim Albertina Ho Beraksi Perdana di Pengadilan T...
- Diduga Ada Money Laundering, Rekening Nasabah Mali...
- Program SMP Islamic Village
- Olah TKP di Cilacap, Polisi Tunggu Rekomendasi Per...
- Olah TKP di Cilacap, Polisi Tunggu Rekomendasi Per...
- Permak YouTube, Google Kucurkan USD 100 Juta
- Nama Saya
- Cara Menjadi Duta Besar
-
▼
April
(14)

0 komentar:
Posting Komentar