SBY: Pembangunan Gedung Pemerintah yang Tak Patut Sebaiknya Dibatalkan Rachmadin Ismail - detikNews
Diposting oleh
ThreeSixty
di
01.15
Kamis, 07 April 2011
Jakarta - Sikap Presiden SBY terkait pembangunan gedung pemerintahan tidak sekaku DPR. SBY meminta agar jajarannya melakukan revisi terkait pembangunan gedung baru pemerintahan. Seandainya tidak memenuhi standar kepatutan mesti dibatalkan.
"Saya menginstruksikan, setelah dilakukan pengecekan rencana pembangunan gedung dan fasilitas yang tidak memenuhi ketentuan yang dikeluarkan, bahkan dalam bahasa saya tidak memenuhi standar kepatutan agar ditunda dulu, untuk dilakukan revisi penyesuaian. Bahkan barangkali kalau memang tidak sangat diperlukan bisa ditunda dan dibatalkan," kata SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (7/4/2011).
SBY mewanti-wanti agar jajaran pemerintahan benar-benar melakukan kajian, meskipun anggaran pembangunan sudah ada dalam APBN 2011.
"Dalam hal ini Menteri PU, Mendagri, Menkeu agar melakukan koordinasi dan komunikasi dengan baik dengan semua kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, provinsi serta kabupaten kota," jelasnya.
SBY juga meminta jajaran UKP4R untuk melakukan pengawasan atas instruksi yang dia berikan. "Saudara Kepala UKP4 juga bisa melakukan pengawasan atas implementasi dari instruksi saya ini," tuturnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Poll
Total Pageviews
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2011
(14)
-
▼
April
(14)
- Kapolri Deg-degan Naik Sukhoi
- Pemprov DKI Gandeng KPK Awasi Proyek MRT
- Hotel & Restoran Juga Diminta Bersihkan Sampah Pan...
- Pengesahan UU Imigrasi, Berkah Bagi Pasangan WNI-WNA
- SBY: Pembangunan Gedung Pemerintah yang Tak Patut ...
- AKBP Suparno, Turut Membina Perwira 'Buangan'
- Hakim Albertina Ho Beraksi Perdana di Pengadilan T...
- Diduga Ada Money Laundering, Rekening Nasabah Mali...
- Program SMP Islamic Village
- Olah TKP di Cilacap, Polisi Tunggu Rekomendasi Per...
- Olah TKP di Cilacap, Polisi Tunggu Rekomendasi Per...
- Permak YouTube, Google Kucurkan USD 100 Juta
- Nama Saya
- Cara Menjadi Duta Besar
-
▼
April
(14)

0 komentar:
Posting Komentar