Hakim Albertina Ho Beraksi Perdana di Pengadilan Tipikor
Diposting oleh
ThreeSixty
di
01.11
Kamis, 07 April 2011
Jakarta - "Permisi, ruang untuk hakim mana yah?" tanya hakim Albertina Ho kepada petugas jaga di Pengadilan Tipikor. Itulah kalimat pertama yang muncul saat Albertina tiba di Pengadilan ini.
Hari ini adalah penampilan perdana Albertina di Pengadilan Tipikor. Perempuan dengan karakter tegas ini bukan sembarang hakim. Dialah hakim yang menyidangkan salah satu kasus paling fenomenal, Gayus Tambunan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Gayus divonis oleh hakim selama 7 tahun.
Tidak berapa lama kemudian, petugas pengadilan langsung mengantar Albertina ke ruang khusus hakim. Pasalnya tidak sembarang orang bisa masuk ke ruangan hakim, karena ada pintu yang selalu terkunci dengan sandi.
"Iya saya diperbantukan di sini. Hari ini sidang perdana," kata Albertina saat ditanya oleh wartawan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2011).
Meski sudah tergabung dalam jajaran hakim di Pengadilan Tipikor, bukan berarti Albertina meninggalkan PN Jakarta Selatan. Perempuan kelahiran Maluku Tenggara itu tetap menyidangkan kasus pidana limpahan kejaksaan di PN Jakarta Selatan.
"Masih, saya masih bersidang juga di PN Jaksel,"ujarnya.
Sidang perdana Albertina adalah memeriksa perkara pengadaan mesin jahit di Departemen Sosial (Depsos). Dalam kasus ini, Direktur Utama PT Ladang Sutera Indonesia, Musfar Aziz ditetapkan sebagai terdakwa.
Belum jelas, apakah Albertina akan menjadi ketua majelis atau hakim anggota. Selamat bertugas Bu...
(mok/nwk)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Poll
Total Pageviews
Popular Posts
-
Jakarta - Google dilaporkan akan menginvestasikan dana hingga USD 100 juta untuk konten original di YouTube. Konten-konten di situs berba...
-
Jakarta - Sikap Presiden SBY terkait pembangunan gedung pemerintahan tidak sekaku DPR. SBY meminta agar jajarannya melakukan revisi terkai...
-
Jakarta - Naik pesawat Sukhoi menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Jenderal bintang empat...
-
Cilacap - Api di Tangki Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, telah padam setelah 5 hari terbakar. Namun Tim Pusat Laboratorium ...
-
Kuta - Tumpukan sampah di Pantai Kuta tak pernah habis. Sampah kiriman terus datang setiap saat. Agar tumpukan sampah tak menggangu wisataw...
-
Jakarta - Tugas satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) sama dengan mata tombak fungsi kepolisian karena mereka bersentuhan langsung dengan m...
-
Cilacap - Api di Tangki Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, telah padam setelah 5 hari terbakar. Namun Tim Pusat Laboratorium ...
-
Jakarta - "Permisi, ruang untuk hakim mana yah?" tanya hakim Albertina Ho kepada petugas jaga di Pengadilan Tipikor. Itulah kalim...
-
Nama : Irsyad Al Ghifari Tanggal Lahir: 03 Juli 1997 Hobi : Berpolitik Umur : 14 Tahun Cita-Cita :...
-
Jakarta - Selain fokus pada penyelidikan pembobolan dana nasabah Citibank, Mabes Polri juga menyelidiki asal usul dana nasabah Malinda Dee...
Blog Archive
-
▼
2011
(14)
-
▼
April
(14)
- Kapolri Deg-degan Naik Sukhoi
- Pemprov DKI Gandeng KPK Awasi Proyek MRT
- Hotel & Restoran Juga Diminta Bersihkan Sampah Pan...
- Pengesahan UU Imigrasi, Berkah Bagi Pasangan WNI-WNA
- SBY: Pembangunan Gedung Pemerintah yang Tak Patut ...
- AKBP Suparno, Turut Membina Perwira 'Buangan'
- Hakim Albertina Ho Beraksi Perdana di Pengadilan T...
- Diduga Ada Money Laundering, Rekening Nasabah Mali...
- Program SMP Islamic Village
- Olah TKP di Cilacap, Polisi Tunggu Rekomendasi Per...
- Olah TKP di Cilacap, Polisi Tunggu Rekomendasi Per...
- Permak YouTube, Google Kucurkan USD 100 Juta
- Nama Saya
- Cara Menjadi Duta Besar
-
▼
April
(14)

0 komentar:
Posting Komentar